90% Orang Jepang Kehilangan Tatakrama

TOKYO – Orang Jepang terkenal dengan kesopanannya. Namun kebanyakan orang di Negeri Matahari Terbit itu meyakini tingkah laku buruk masyarakat Jepang tengah meningkat.

Hal itu diperlihatkan hasil polling kepada 3.000 responden yang dipublikasikan Asahi Shimbun pada Jumat (21/3), seperti dikutip dari AFP.

Kereta yang penuh penumpang disebut kebanyakan responden sebagai tempat di mana tatakrama tidak diperhatikan masyarakat Jepang. Sebab di tengah penumpang yang berdesakkan ada orang-orang yang membicarakan masalah tabu menggunakan telepon genggamnya.

9 Dari 10 orang responden mengatakan, tatakarama masyarakat Jepang memburuk belakangan ini. Hanya 28 persen yang meyakini orang-orang Jepang masih memiliki tatakrama.

Sesuatu yang paling mengesalkan hati para responden adalah soal membuang sampah. 72 Persen orang merasa jengkel dengan beberapa orang yang tidak membuang sampah dengan benar.

Tindakan lain yang membuat kesal adalah makan di dalam kereta dan bus, merias wajah di depan publik, serta merokok di jalanan. Survei itu juga menunjukkan, hanya 29 persen orang Jepang yang secara umum percaya pada badan hukum.

Para responden secara umum merasa dibuat gelisah oleh perusahaan makanan. Hal itu terkait dengan adanya skandal kesalahan label, dan juga ketakutan akan makanan impor dari China yang disinyalir mengandung pestisida.

No Comments Yet

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar