Harga Migor di Pekalongan Tembus Rp14 Ribu/Kg

PEKALONGAN -Harga minyak goreng di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pekalongan terus melambung hingga kini menembus Rp14.000,00 per kilogram sehingga menyebabkan para pedagang dan pembeli bingung untuk mengatasi kenaikan harga minyak goreng.

Beberapa pedagang gorengan di Pekalongan, Kamis, mengatakan, kesulitan untuk melangsungkan usahanya karena harga minyak goreng mahal sedangkan harga jual makanan gorengan tidak mungkin dinaikan.

“Terus terang, kami serba repot dengan adanya kenaikan harga minyak goreng yang kini sudah mencapai Rp14.000,00/kg sebab pedagang tidak mungkin untuk menaikan harga jualanya,” kata salah seorang pedagang krupuk, Makmur.

Ia mengatakan, untuk mencegah terjadi kerugian para pedagang terpaksa mengurangi ukuran makanan gorengannya dengan harga masih tetap saat sebelum terjadi kenaikan harga minyak goreng. “Jujur saja kenaikan harga minyak goreng menyusahkan pedagang sebab kami terkadang mendapatkan protes dari pembeli terhadap ukuran makanan yang dijual,” katanya.

Nurrohmah, salah seorang pedagang minyak goreng mengatakan, harga minyak goreng saat ini memang membingungkan sebab kenaikannya bergerak begitu cepat dan tidak menentu.

“Harga minyak goreng pada Rabu (5/3) hanya sekitar Rp13.000,00/ kg tetapi kini mendadak menembus Rp14.000,00/kg sehingga membingungkan para pedagang,” kaanya.

Ia mengatakan, hampir selama satu pekan terakhir ini harga minyak goreng naik tajam dari harga Rp9.000,00/kg menjadi Rp14.000,00/kg.

“Akibat naiknya harga minyak goreng hingga menembus Rp14.000,00/kg, kami kehilangan pelanggan sebab mereka banyak beralih membeli minyak goreng jlantah yang harganya lebih murah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Diperindag Kabupaten Pekalongan, Mujiyanto, mengatakan, persoalan naiknya harga minyak goreng merupakan kebijakan dari Pemerintah Pusat.

Menurut dia, salah satu penyebab naiknya harga minyak goreng adalah minimnya persediaan minyak sawit di dalam negeri yang diekspor ke luar negeri. “Dampak penjualan kelapa sawit ke luar negeri ini akhinya mempengaruhi ketersediaan bahan baku minyak goreng yang sangat terbatas,” katanya.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s