PB Perbakin Gelar Kejuaraan Dunia

JAKARTA – PB Perbakin akan menggelar Kejuaraan Dunia Tembak Reaksi ke XV pada 19 Oktober hingga 2 Nopember 2008 di Pulau Serangan, Sanur, Bali. Lima Divisi yang akan dipertandingkan yakni divisi open, divisi modified, divisi standard, divisi revolver standard, dan divisi production.

“Lebih dari 1000 atlet dari 82 negara akan tampil di kejuaraan dunia ini,” kata Ketua Penyelenggara Joko Setiono Soeroso kepada wartawan di Jakarta, Kamis.

Disamping pertandingan tim antar negara, kejuaraan ini juga akan diikuti juara -juara perorangan dunia.

Ia mengatakan, saat ini peta persaingan atlet menembak datang dari negara Amerika Serikat, Ceko dan Perancis.

Sementara itu, Bambang Triatmojo, pengurus PB Perbakin yang juga salah satu ketua di Konfederasi Tembak Reaksi Internasional (IPSC) menyatakan bahwa dipilihnya Bali menjadi tempat penyelenggaraan karena sebagai lokasi pertandingan sudah memenuhi persyaratan serta Bali merupakan salah satu tujuan wisata terbaik di dunia, sekaligus mensukseskan program Visit Indonesia 2008.

Penunjukkan Bali menjadi tuan rumah melalui proses panjang sejak tahun 2006 dalam pertemuan di Ekuador.

Ia mengatakan, Indonesia sudah memiliki tiket empat penembak di kejuaraan dunia ini. “Kami berharap dapat bertambah,” katanya.

“Atlet yang akan tampil di kejuaraan ini masih kita seleksi,” katanya. Paling tidak ada empat kejuaraan nasional sebagai ajang seleksi untuk atlet itu.

Ia mengatakan, Indonesia berupaya untuk memperbaiki peringkat menjadi 20 besar dunia. Sebelumnya, Indonesia berada di peringkat 50 dunia.

Indonesia sejak tahun 1997 sudah menjadi anggota IPSC. Indonesia saat ini memiliki 300 atlet tembak yang lulus sertifikasi IPSC yang tersebar di tujuh Pengda yakni Pengda DKI Jakarta, Jabar, Jateng, DI Yogyakarta, Jatim, Bali dan Sumsel. Menyusul dalam waktu dekat akan dikukuhkan Pengda Sulsel.

Tembak reaksi adalah salah satu bidang kegiatan olahraga menembak di bawah PB Perbakin disamping tembak sasaran, dan berburu. Tembak reaksi adalah olahraga menembak menggabungkan tiga unsur utama dalam penilaian yakni ketepatan, kecepatan waktu dan serta “power factor” dari peluru yang terpakai.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s