Gresik Bangkit Tundukkan BNI Taplus

SLEMAN – Tim bola voli putri Gresik Petrokimia bangkit dari ketertinggalan satu set untuk menundukkan Jakarta BNI Taplus 3-2 (23-25, 27-25, 21-25, 28-26, 15-11) pada pertandingan seri ketiga putaran pertama Proliga yang digelar di GOR Pangukan, Sleman, Jumat. 

Tampil di bawah performa pada set pertama, Gresik yang digawangi dua pemain asing dari Cina menampilkan permainan yang ulet pada set kedua untuk menyamakan kedudukan.

BNI yang berada di bawah asuhan Sukirno mampu merebut set ketiga untuk menyamakan kedudukan dan membuka peluang memetik kemenangan pada set keempat setelah unggul 23-19.

Namun BNI tidak dapat menyelesaikan kesempatan emas tersebut dan memberi kesempatan kepada Gresik untuk bangkit dengan banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga Gresik pun mampu menyamakan kedudukan menjadi 23-23.

Setelah saling susul menyusul angka dan membukukan tiga deuce berikutnya, Gresik pun dapat merebut set tersebut dengan mengandalkan permainan yang lebih taktis dan sabar.

Kedua tim kembali terlibat dalam pertarungan ketat pada set penentuan. Setelah membukukan angka 4-4, Gresik langsung melesat dengan mengumpulkan empat poin berturut-turut untuk unggul 8-4.

Tetapi, BNI tidak mudah menyerah begitu saja dan bangkit untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 8-9 dan menyamakan kedudukan menjadi 9-9. Namun, Gresik mampu memetik keuntungan dengan pemain-pemain mereka yang lebih muda untuk membukukan poin-poin berikutnya sebelum memastikan kemenangan melalui smash dari pemain asing asal Cina, Zhao Yuan.

“Kunci kemenangan kami ialah keuletan dan semangat untuk memenangi pertandingan,” kata wakil manajer Gresik Suyanto usai pertandingan.

“Ketika kami bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2, semangat anak-anak pun meningkat sehingga kami bisa memenangi pertandingan meski secara teknik masih kurang. Tetapi, ini adalah pengalaman berharga bagi kami. “Kami merasa beruntung karena bisa bermain dalam lima set.”

Sementara itu, Sukirno mengatakan bahwa permainan Gresik lebih baik dari permainan anak asuhnya. “Pass dan receive mereka lebih bagus, apalagi ditunjang dengan pemain-pemain muda yang memiliki pergerakan lebih baik di lapangan,” katanya.

Menurut dia, pemainnya juga tidak bisa bermain tenang saat unggul pada set keempat. “Seharusnya kami bisa memenangi set tersebut, tetapi pemain tidak tenang meski mereka lebih senior dari lawannya,” lanjut Sukirno.

Pada seri berikutnya yang akan digelar di Bogor, BNI berharap dapat memetik kemenangan saat menghadapi Popsivo Polwan dan Prayoga Bogor.  “Kami akan terus memperbaiki pass dan receive, dan untuk libero mungkin akan dipasang Deasy Gasper. Kita lihat saja nanti,” katanya.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s