Hormon Testosteron Turun Bikin Pria Depresi

JAKARTA – Jangan main-main dengan hormon seksualitas bernama testosteron jika tak ingin terkena depresi. Kadar testosteron yang menurun membuat pria cenderung lebih mudah mengalami depresi.

Setidaknya, itulah hasil riset yang dilakukan sekelompok peneliti dari University of Western Australia dan Archives of General Psychiatry.
Demikian dilansir dari BBC, Jumat (7/3).

Sebanyak 3.987 pria berusia di atas 70 diteliti. Masing-masing dari mereka diambil sampel darahnya. Selanjutnya kadar testosteron mereka diuji dan diteliti apakah mereka mengalami depresi.

203 Pria yang diteliti dikategorikan mengalami depresi. Mereka dipastikan memiliki kadar testosteron yang lebih rendah dari yang lain, maupun tak memiliki testosteron yang tak terikat protein.

Peneliti juga menemukan pria yang memiliki kadar testosteron dibawah 20 persen, akan mengalami depresi tiga kali lebih sering daripada mereka yang memiliki kadar testosteron di atas 20 persen.

Tingkat testosteron pria memang akan menurun seiring waktu. Namun penurunan itu tak selalu sama. Faktor-faktor lainnya pun bisa berpengaruh. Diset itu juga menunjukkan bahwa upaya meningkatkan testosteron bisa menjadi cara efektif untuk mengatasi depresi.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s