Ratusan Lembaga Kursus di Bandung Liar

BANDUNG – Sebanyak 193 dari sekitar 500 lembaga kursus dan keterampilan di Kota Bandung liar alias tidak berijin dan tidak terdaftar di Direktori Lembaga Kursus Jawa Barat.

“Kepada lembaga kursus dan keterampilan yang belum terdaftar itu segera mengajukan ijin operasional. Karena jika tidak, akan segera ditertibkan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Oji Mahroji di Bandung, Jumat.

Menurut Oji, jumlah tersebut berdasarkan hasil pemantauan pihaknya di Kota Bandung. Saat ini terdapat 43 jenis kursus di Kota Bandung, mayoritas lembaga kursus Bahasa Inggris, komputer dan tata rias kecantikan.

Jika tidak mengantongi ijin, pihaknya tidak dapat membantu jika suatu waktu terjadi suatu kesalahan atau bahkan penipuan.

“Padahal jika suatu lembaga atau kursus mengantongi ijin operasional banyak. Selain akan lebih mudah dalam pertanggungjawaban karena berijin, juga akan mudah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat,” tuturnya.

Namun demikian, meski penertiban tersebut belum mengarah kepada sanksi, ia berharap lembaga kursus yang belum berijin segera mengurus perijinan.

“Memang baru sebatas peringatan saja agar segera mengurus perijinan. Namun, sekali lagi diingatkan bahwa dengan berijin akan banyak keuntungan apalagi saat ini pemerintah pusat tengah giat menggalakkan program menciptakan entreprenur melalui lembaga kursus dan keterampilan untuk meminimalisir jumlah penggangguran,” ungkapnya.

Oleh karena itu, demikian Oji, setiap lembaga kursus dan keterampilan yang telah eksis minimal dua tahun akan mendapatkan bantuan yang berasal dari block grant dan pemerintah pusat serta daerah. Pusat sendiri, telah menaikkan anggaran untuk lembaga kursus dan keterampilan dari Rp140 milyar di tahun 2007 menjadi sekitar Rp180mMilyar untuk tahun 2008.

“Alokasi dana yang didapat per lembaga kursus akan berbeda-beda dilihat dari jenis lamanya eksistensi. Semua itu sebagi salah satu dukungan terhadap peningkatan program pendidikan keterampilan di Kota Bandung sebagai upaya untuk membekali masyarakat berentreperneur serta lebih cerdas dan produktif,” ucapnya.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s