Black Campaign Panaskan Suhu Politik di Jabar

BANDUNG – Suhu politik menjelang Pilkada Jawa Barat 13 April 2008, meningkat drastis dalam beberapa hari terakhir menyusul munculnya baliho dan spanduk yang dianggap bercorak “black campaign” dan menyudutkan salah satu kandidat.

Kubu pasangan H Agum Gumelar – H Nu`man Abdul Hakim (Aman) `tersinggung` oleh isi black campaign yang terpasang di salah satu sudut kota di kawasan Pantura Jawa Barat yang isinya menyudutkan pasangan itu.

Tim Advokasi Aman akan melaporkan temuan itu ke Panwaslu Jabar, namun hingga Kamis petang, Panwaslu Jabar belum menerima laporan resmi dari tim kampanye manapun terkait aksi “black campaign”.

“Panwaslu Jabar belum menerima laporan resmi dari tim kampanye Aman atau kandidat manapun terkait `black campaign`,” kata Ketua Panwaslu Jabar, Anton Minardi, di Bandung, Kamis.

Sejauh ini Panwaslu Jabar belum bersikap terkait isu-isu black campaign yang mulai berhembus di masyarakat yang dialamatkan kepada pasangan calon gubernur/wakil gubernur yang akan bertarung pada Pilkada itu.

Munculnya `black campaign` yang disebut-sebut mendiskreditkan pasangan Aman, mendapat tanggapan dari Ketua Korwil I DPD Partai Demokrat Jabar, H Didin Supriadin yang juga jurkam pasangan H Danny Setiawan – Iwan Ridwan Sulanjana (Dai).

“Pelaku pemasangan spanduk `black campaign` itu harus diusut tuntas, siapa tahu dipasang oleh tim mereka sendiri untuk meraih simpati masyarakat seolah-olah calonnya didzolimi,” kata Didin.

Pasalnya, kata dia, kandidat yang terdzolimi biasanya mendapat simpatik masyarakat.
“Saya minta pelakunya diusut tuntas, itu harus,” katanya.

Sementara itu Ketua DPD PDIP Jabar yang juga Ketua Tim Kampanye pasangan H Agum Gumelar – H Nu`man Abdul Hakim (Aman), H Ruddy Harsa Tanaya, mengatakan, pihaknya akan menertibkan spanduk, baliho dan alat peraga lainnya yang berbau black campaign.

“Tim kami akan turunkan spanduk yang isinya `black campaign`, mereka pasang tanpa prosedur maka bisa diturunkan tanpa prosedur pula,” katanya.

Munculnya black campaign yang ditujukan pada salah satu pasangan kandidat cagub/cawagub secara otomatis berdampak pada sorotan yang mengarah kepada cagub/cawagub lainnya.

Gubernur Jawa Barat H Danny Setiawan yang juga calon incumbent, menyatakan tidak tahu-menahu dengan black campaign. Ia juga menyatakan tidak setuju dengan praktik black campaign pada Pilkada Jabar.

“Saya tidak melakukan black campaign, dan tidak akan pernah menginstruksikan pemasangan hal seperti itu,” kata Danny.

Ia mengakui menerima informasi tentang black campaign itu melalui ponselnya, namun ia tidak menanggapinya. “Buat apa saya menanggapi itu semua, yang penting saya tidak melakukan `black campaign`,” kata Danny.

Catat
Sementara itu Ketua Panwaslu Pilkada Jabar, Anton Minardi, mengatakan, Panwaslu belum bisa bersikap terkait munculnya temuan black campaign itu.

“Materi dari spanduk yang dianggap black campaign itu tidak mengarah ke nama kandidat. Tapi kasus itu tetap menjadi catatan Panwaslu,” kata Anton.

Lebih lanjut, ia mengatakan, pengawasan Panwaslu Jabar efektifnya kepada para kandidat cagub/cawagub, tim kampanye serta massa pendukungnya pada saat kampanye.

“Saat ini belum masuk waktu kampanye. Kami masih melakukan pelatihan dan koordinasi dengan Panwaslu di kabupaten/kota hingga kecamatan terkait fungsi panitia pengawas,” katanya.

Belum adanya gebrakan dari Panwaslu Jabar terhadap pelanggaran aturan Pilkada Jabar, membuat lembaga pengawas Pemilu itu menjadi “target” serangan ketiga kubu kandidat cagub/cawagub Jabar.

Mereka menganggap Panwaslu Jabar lamban dan tidak tegas dalam menjalankan fungsinya sebagai pengawas Pilkada Jabar. Selain itu ketiga pasangan kandidat itu mendesak KPU Jabar agar juga tegas dalam menerapkan aturan Pilkada.

Salah satu kritikan atas pandangan kekurang-tegasan Panwaslu dan KPU Jabar adalah terkait masih terpasangnya atribut partai politik dan simbol-simbol kampanye cagub/cawagub di beberapa sudut kota di Jawa Barat.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s