Pemkot Surabaya Buat Progra ‘Gemes’

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuat program Gemes (Gerakan Makan Enak Sehat) untuk mengatasi persoalan kemiskinan berupa gizi buruk di Surabaya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko), Tri Rismaharini, di Surabaya, Kamis, mengatakan program Gemes kali ini merupakan bentuk pendampingan terhadap ibu-ibu rumah tangga khususnya dari kalangan keluarga miskin (gakin) terkait dengan pencegahan kasus gizi buruk.

“Program Gemes memberikan pengetahuan dan kesadaran kepada para orang tua tentang pentingnya makanan yang baik dan bergizi buat balita,” katanya pada acara sosialisasi program gemes.

Menurut dia, bayi dari keluarga miskin di Surabaya hingga saat ini berjumlah sekitar 22.225 jiwa. Dari jumlah tersebut, nantinya akan dibentuk sebanyak 445 pos Gemes di masing-masing kelurahan dengan masing-masing pos diisi oleh 50 balita.

Sedangkan untuk tiap-tiap pos akan ditempatkan dua orang sebagai petugas pelaksana diantaranya dua orang kader posyandu dan satu mahasiswa dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Adapun teknik pelaksanaanya di tiap-tiap pos yaitu pertama kali dengan cara mengumpulkan 50 ibu balita untuk kemudian diikutkan dalam acara sosialisasi program gemes.

“Tiap-tiap kelurahan nantinya akan dibentuk tim gemes,” katanya menambahkan.

Petugas tersebut akan memandu para ibu-ibu balita bagaimana cara memasak dan menyajikan menu makanan yang baik untuk anak usia bawah lima tahun (balita) dan keluarganya. Sehingga gizi buruk di Surabaya dapat ditekan serendah mungkin.

Data yang ada di Bappeko Surabaya menyebutkan jumlah balita yang menderita gizi buruk di Kota Surabaya terbayak di Kecamatan Tandes (Surabaya Barat) sebanyak 225 Balita dari 3.253 balita.

Sedangkan Kecamatan lainnya yang jumlah kasus gizi buruknya tinggi berada di Kecamatan Kenjeran (Surabaya Utara) sebanyak 209 balita dari 7.646 balita dan Kecamatan Tegalsari (Surabaya Pusat) 167 balita dari 3.206, Kecamatan Wonokromo (Surabaya Selatan) 149 dari 8.856 dan Kecamatan Tambaksari (Surabaya Timur) 111 dari 7.906.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s