Awas, Mei Rob Capai 2 Meter

SEMARANG – Terjangan rob yang menggenangi hampir seluruh Kecamatan Semarang Utara bakal berlangsung lama. Bahkan Stasiun Meteorogi Maritim Semarang memprediksi puncak gelombang pasang mencapai 2 meter pada Mei mendatang.
Bila prediksi itu benar-benar terjadi, maka 80% wilayah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang akan tergenang. Tidak hanya di Kecamatan Semarang Utara saja yang bakal tergenang, karena radius ketinggian rob dapat mencapai lima kilometer.

Rob pada tanggal 2 dan 3 Mei awalnya diprediksi setinggi 1,4 meter. Kemudian mencapai puncaknya hingga setinggi 2 meter pada tanggal 7 dan 8 Mei mendatang.

Itu artinya, di kawasan Pasar Johar terutama di Jl Agus Salim dan depan Kantor Pos serta budaran Bubakan di Kecamatan Semarang Tengah yang selama ini tergenang setinggi 30 sentimeter, maka ketinggiannya bisa meningkat.

Di Kecamatan Semarang Timur, terutama di Kelurahan Kemijen dan Kelurahan Semarang Timur ketinggian rob diprediksi turut meningkat. Karena kondisi irigasi yang buruk mengakibatkan air sulit mengalir ke laut.
Kasi Observasi dan Pelayanan Data Stasiun Meteorologi Maritim Semarang, Ahmad Sukarno menjelaskan, kondisi rob yang terjadi sejak 3 April lalu dengan ketinggian 1,2 meter. Kemudian terus naik menjadi 1,4 meter mulai 10 hingga 14 April, dinilainya masih normal. ’’Ini masih normal, bahkan sampai tanggal 17 April, gelombang air laut pasang atau rob masih setinggi 1,4 meter,’’ terang dia.

Alasan normal, kata dia, karena terjadi tiap datang bulan dan kemunculan bulan purnama. Rob dipastikan datang dengan ketinggian seperti itu.

Lantaran di sejumlah lokasi permukiman seperti di Kali Asin tergenang, banyak faktor yang harus diperhatikan. Antara lain, turunnya permukaan tanah dan sulitnya air rob mengalir ke laut.

Karena tiupan angin timur laut dan utara. ’’Salah satu mengatasi rob adalah muara empat sungai harus diperlebar dua kali lipat dari lebar sungai sekarang. Sehingga rob masuknya lambat, tapi keluarnya lebih lancar,’’ papar Ahmad Sukarno.

Empat sungai itu adalah sungai Banjirkanal Barat, Banjirkanal Timur, Kali Semarang dan Kali Babon. Saat musim kemarau seharusnya dikeruk dan diperlebar sehingga air mudah mengalir ke laut.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s